Praangg! Suara pecahan botol kaca, terdengar begitu nyaring dari ruang vvip kamar tiga. Keributan itu pun, bahkan terdengar hingga ke ruang, di mana Atthala dan keempat temannya berada. Semua mata tertuju ke arah asal suara, begitu juga Atthala. Pria itu menoleh sesaat, lantas kembali pada kegiatannya, tak menghiraukan keributan tersebut. Sedangkan temannya, Kevin dan James, berlari keluar dari ruang tersebut untuk melihat keributan di sana. Atthala kembali meneguk minumnya, tanpa memperdulikan para gadis yang terus menggoda di sampingnya. Hingga hanya berselang beberapa menit, Kevin dan James terlihat berjalan kembali menuju ruang tersebut, sambil berbincang serius. "Kasihan sekali pelayan wanita favorit itu," ujar Kevin. "Ya, kau benar. Dia terlihat sangat terpojokkan di sana. Padah

